PPLS MTs Bilingual Muslimat NU Pucang Sisoadrjo ” New Normal”


MTs BILINGUAL MUSLIMAT NU PUCANG SIDOARJO SIAPKAN PEMBELAJARAN 2020 -2021

DI ERA NEW NORMAL PANDEMI COVID 19

             Satu semester lebih Indonesia berada dalam cengkraman Covid-19. Kondisi ini memaksa kita untuk tinggal di rumah, melakukan pekerjaan dari rumah, tidak terkecuali sektor pendidikan. Pemerintah mengambil kebijakan melakukan pembelajaran jarak jauh. Banyak hambatan dan rintangan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh, namun semua itu harus dilalui demi membelajarkan peserta didik yang “dikurung” Covid-19. Kini pemerintah menggulirkan wacana ” New Normal” termasuk kenormalan baru dalam bidang pendidikan.

Kegiatan pembelajaran daring dan luring peserta didik dan pendidik MTs B Pucang new normal selama pandemi covid-19

di awal tahun pembelajaran 2020 -2021

             Menyiapkan sekolah era normal baru telah dilakukan oleh MTs B Pucang Sidoarjo.  Madrasah telah menyiapkan pembelajaran,menerapkan skenario moderat, yakni tahun akademik tetap dimulai bulan Juli 2020, tetapi dengan pendekatan dan mekanisme proses pendidikan yang perlu diatur lebih lanjut. Dalam konteks ini, madrasah mengikuti pendekatan blended learning, yakni menggabungkan pendekatan daring (dalam jaringan) dan  luring (luar jaringan). Tak lupa juga menyiapkan kenyamanan lingkungan. Diantaranya:

  1. Membersihkan lingkungan sekolah dengan menyemprotkan disinfektan.
  2. Melengkapi sarana dan prasarana pendukung untuk kegiatan mencuci tangan di area
  3. Mengundang orangtua/wali peserta didik, dan komite untuk mensosialisasikan gerakan new normal dan meminta dukungan dari orang tua dan komite.
  4. Membuat jadwal guru yang akan mengontrol social distancing peserta didik selama di dalam kawasan sekolah.
  5. Kepala sekolah beserta wakil kurikulum dan kesiswaan, membagi jumlah peserta didik dalam satu kelas menjadi dua bagian (satu kelas satu walas) dengan tujuan agar penerapan sosial distancing di dalam kelas dapat dijalankan. Jaga jarak antar peserta didik dapat diterapkan jika kepadatan jumlah peserta didik dikurangi.
  6. Menyusun jadwal pembelajaran secara daring dan luring.
  7. Mensosialisaikan model pembelajaran daring dan luring kepada wali murid / orang tua siswa

Madrsah juga membuat inovasi baru dalam rangka mensukseskan pembelajaran daring dan luring tersebut yakni dengan membuat bahan ajar digital berupa PPT dan video tutorial yg dimasukkan ke flash disk dan diberikan secara gratis kepada peserta didik guna untuk menunjang suksesnya pembelajaran.   Selain itu,  peserta didik diharuskan memiliki Tab untuk dapat mengakses material digital tersebut.  Untuk membiasakan peserta didik dalam proses berhitung madrasah menyiapkan material Numerasi yg dijadikan pembiasaan agar peserta didik lebih dini dapat mempersiapkan diri bila Assessment kompetensi minimal yg mengacu pada penilaian berbasis PISA di implementasikan di dunia pendidikan di negara Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *